Beranda Profil Sejarah

Sejarah Kampus

Perjalanan panjang STT Siloam Medan sejak berdiri hingga menjadi lembaga pendidikan teologi terpercaya

STT Siloam Medan
Medan, Sumatera Utara

Pada waktu mendirikan organisasi Gereja Siloam Injili di Indonesia pada tanggal 24 Juli 1976, serta penyusunan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga, selain tujuan pekabaran Injil sesuai amanat agung Tuhan Yesus Kristus (Mat. 28:19; Mrk. 16:15; Luk. 24:46-48; Kis. 1:8) juga dengan sengaja kami cantumkan tujuan utama kedua tentang pendirian lembaga-lembaga pendidikan, baik pendidikan agama dan umum, seperti PGAKP, Sekolah Alkitab, Sekolah Tinggi Teologi dan sebagainya, serta sekolah-sekolah umum, SD, SLTP, SLTA dan Perguruan Tinggi. 

Dengan keyakinan bahwa mencerdaskan bangsa juga merupakan misi gereja, maka pada tahun 1980 kami mulai membangun gedung untuk kursus berikutnya, yaitu tahun ajaran 1980/1981. Maka dengan resmi kami di rikan Yayasan Perguruan Siloam yang merupakan badan pengelola langsung unit-unit sekolah. 

Setelah pada tahun 1983 PGAKP Siloam menamatkan 18 siswa sebagai buah sulung, beberapa di antara alumni -alumni tersebut sangat berminat untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Didorong oleh minat dari alumni PGAKP Siloam tersebut serta melihat minat muda-mudi alumni-alumni sekolah lanjutan atas lainnya semakin mendorong kami untuk lebih memperluas bidang pendidikan dalam Yayasan Perguruan Siloam (YAPSI). Maka mulai tahun 1983/1984 secara resmi kami buka Sekolah Tinggi Teologi Siloam (STT Siloam). 

Pembukaan Sekolah Tinggi Teologi Siloam berbarengan dengan selesainya pembangunan gedung yang diperuntukkan khusus untuk perkuliahan mahasiswa Sekolah Tinggi Teologi Siloam. Gedung permanen berlantai 3 (tiga) yang terletak di Jl. Rakyat No. 145, Medan. Pada saat awal pembukaan STT Siloam masih bersifat akademi. Pada tahun 1986, sekolah ini menamatkan 3 (tiga) orang siswa angkatan pertama dengan gelar Sarjana Muda Theologi (Sm.Th.). Tahun berikutnya sekolah ini mewisuda beberapa mahasiswa Sarjana Muda Theologi.  

Tahun-tahun berikutnya Sekolah Tinggi Teologi Siloam hanya melaksanakan pendidikan untuk program strata satu (S1) yaitu jurusan Teologi dan jurusan Pendidikan Agama Kristen (PAK), di bawah kepemimpinan DR. M.S. Pasaribu sebagai ketua pertama STT Siloam. 

Periodisasi kepemimpinan STT Siloam Medan selama kurun waktu 40 tahun adalah sebagai berikut: 

1. Tahun 1980-1986 dipimpin oleh DR. M.S. Pasaribu

2. Tahun 1986-1990 dipimpin oleh Kolonel H.B. Pasaribu

3. Tahun 1991-1993 dipimpin oleh Drs. Binar Ambarita

4. Tahun 1994-2011 dipimpin oleh Asal Parlindungan Tambunan, M.Th

5. Tahun 2011-2013 dipimpin oleh Karmedi Sidabutar, M.Th.  Pada bulan Oktober 2013, Karmedi Sidabutar, M.Th. selaku ketua meninggal dunia dan kepemimpinan dilanjutkan oleh Asal Parlindungan Tambunan, M.Th. sampai tahun 2023.  

6. Tahun 2023, STT Siloam Medan dipimpin oleh Merlin Santinus, M.Pd.K. 

Dalam kempemimpinan periode 2013-2018, STT Siloam telah melakukan banyak perubahan, yaitu memutahirkan sistem pendidikan yang mengacu kepada tuntutan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) baik dalam sistem tata pamong, tenaga dosen, tenaga kependidikan, kurikulum, statuta, rekruitmen mahasiswa, aturan akademik sampai kepada sistem pembelajaran yang mengacu pada pencapaian visi, misi, tujuan dan strategi STT Siloam Medan.


Jadilah Bagian dari Sejarah Ini

Daftarkan diri Anda dan ukir cerita pelayanan bersama STT Siloam Medan.